Edsa, Dimas (2026) Analisis Pengaruh Substitusi Aspal dengan Styrofoam pada Campuran Asphalt Concrete Wearing Course Terhadap Karakteristik Marshall. Other thesis, Politeknik Negeri Bengkalis.
1.TA-4204221480-Abstract.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (220kB)
2.TA-4204221480-Bab 1 Pendahuluan.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (240kB)
3.TA-4204221480-Daftar Pustaka.pdf - Submitted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (175kB)
4.TA-4204221480-Full Text.pdf - Submitted Version
Restricted to Registered users only
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.
Download (10MB) | Request a copy
Abstract
Aspal merupakan material utama dalam konstruksi perkerasan jalan yang berfungsi menyebarkan beban lalu lintas serta menghasilkan permukaan yang kuat dan halus. Ketergantungan terhadap aspal murni berdampak pada tingginya biaya konstruksi dan keterbatasan sumber daya, sehingga mendorong perlunya modifikasi campuran aspal menggunakan material alternatif. Salah satu material alternatif yang berpotensi adalah limbah styrofoam yang memiliki sifat termoplastik, meleleh pada suhu 150–160°C, serta memiliki kemiripan senyawa seperti hidrokarbon, dengan aspal sebagai sesama turunan minyak bumi sehingga keduanya berpotensi berikatan dengan baik dalam campuran beraspal. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik material dasar, menentukan kadar aspal optimum, serta menganalisis pengaruh substitusi styrofoam terhadap karakteristik Marshall dan parameter volumetrik campuran AC-WC meliputi stabilitas, flow, MQ, VITM, VMA,VFWA, dan density. Pengujian dilakukan menggunakan metode Marshall dengan variasi kadar substitusi styrofoam 3% hingga 12% dari berat aspal optimum, mengacu pada Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai stabilitas tertinggi dicapai pada kadar 5%–6% sebesar 1483,80 kg dan 1481,34 kg, melampaui campuran normal sebesar 1418,25 kg, namun menurun hingga 849,41 kg pada kadar 12%. Nilai flow tertinggi sebesar 3,7 mm dicapai pada kadar 5%–6%, sementara VITM dan VMA meningkat hingga 9,96% dan 22,23% pada kadar 12%, sedangkan VFWA menurun hingga 55,26%. Berdasarkan evaluasi seluruh parameter terhadap Spesifikasi Umum Bina Marga 2018 Revisi 2, kadar substitusi styrofoam 3% merupakan kadar optimal yang memenuhi seluruh persyaratan spesifikasi pada campuran AC-WC.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | AC-WC, Aspal, Karakteristik Marshall, Spesifikasi Bina Marga 2018 Revisi 2, Styrofoam. |
| Subjects: | 600 – ILMU TEKNIK DAN ILMU TERAPAN > 624 – Teknik Sipil dan Konstruksi > 624.2 – Struktur Bangunan dan Material 600 – ILMU TEKNIK DAN ILMU TERAPAN > 624 – Teknik Sipil dan Konstruksi > 624.4 – Konstruksi Jalan dan Jalan Raya |
| Divisions: | Jurusan Teknik Sipil > Sarjana Terapan (D-IV) Teknik Perancangan Jalan dan Jembatan > SKRIPSI |
| Depositing User: | TPJJ KELAS A 2022 |
| Date Deposited: | 06 Aug 2026 07:29 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 07:29 |
| URI: | https://eprints.polbeng.ac.id/id/eprint/5604 |
